Belka dan Strelka, Dua Anjing Penjelajah Luar Angkasa

 

Belka dan Strelka. (Foto: Soviet Era Museum)

Pada 19 Agustus 1960, Uni Soviet berhasil meluncurkan Korabl-Sputnik 2, sebuah satelit buatan dan pesawat ulang alik yang membawa hewan ke orbit dan kembali lagi ke bumi, dari lokasi peluncuran di Baikonur Cosmodrome di Kazahkstan. Keberhasilan Korabl-Sputnik 2 untuk meluncur, mengorbit dan kembali ke bumi membuka jalan untuk pengiriman manusia ke orbit.

Pesawat tersebut adalah upaya kedua yang dilakukan Uni Soviet untuk meluncurkan anjing ke orbit dengan menggunakan kapsul Vostok. Upaya pertama dilakukan pada 28 Juli 1960 dengan membawa sepasang anjing bernama Chayka dan Lisichka mengalami kegagalan setelah mengalami kerusakan teknis dan hancur.

Chayka dan Lisichka berhasil dilontarkan keluar dari kapsul, tetapi karena ketinggian yang kurang memadai keduanya tewas saat kapsul mereka menghantam tanah. Kecelakaan ini mendorong dikembangkannya pengembangan kursi pelontar agar kosmonot bisa keluar dari kapsul jika terjadi kegagalan peluncuran.

Korabl-Sputnik 2 membawa dua ekor anjing bernama Belka dan Strelka, 40 ekor tikus, dua tikus besar dan beberapa jenis tanaman. Pesawat itu juga memuat kamera televisi yang mengambil gambar kedua anjing tersebut.

Salah satu tujuan peluncuran Korabl-Sputnik 2 adalah untuk mencegat satelit Amerika Serikat (AS), Echo. Korabl-Sputnik 2 bertemu dengan Echo pada orbit kedua dan sistem radionya membalas audio berisi suara gonggongan anjing saat mereka melihat keluar jendela.

Korabl-Sputnik 2 kembali ke bumi sehari setelah peluncuran, pada 20 Agustus 1960. Telemetri menunjukkan bahwa salah satu anjing mengalami kejang-kejang saat berada di orbit keempat sehingga lembaga luar angkasa Uni Soviet memutuskan untuk membatasi penerbangan hingga orbit ketiga pada penerbangan yang membawa manusia.

Semua hewan yang berada dalam Korabl-Sputnik 2 berhasil kembali dengan selamat. Setahun kemudian Strelka melahirkan sejumlah anak anjing yang kemudian diberikan pada Ibu Negara AS, Jackie Kennedy sebagai hadiah itikad baik dari Uni Soviet.

Setelah keduanya mati, jasad Strelka dan Belka ditaksidermi (diawetkan) dan dipajang di Museum Aeronautika dan Luar Angkasa Moskow.

Delapan bulan setelah keberhasilan misi Korabl-Sputnik 2, Uni Soviet berhasil mengirim Yuri Gargarin ke orbit dengan pesawat ulang alik, Vostok I.

Laporan resmi Soviet mengklaim anjing-anjing ini dalam kondisi baik. Namun, tak semua peserta penerbangan ini bebas masalah. Belka, misalnya, ia sangat gugup selama penerbangan.

“Dia sangat gelisah, meronta, dan mencoba menyingkirkan sabuk yang melilitnya, lalu menggonggong,” kata Yazdovsky dalam catatan kesehatan antariksa Soviet.

Namun, pemeriksaan medis pasca penerbangan menunjukkan, kedua anjing dalam kondisi baik tanpa efek buruk dari penerbangan.

Strelka bahkan punya enam anak, salah satunya yang diberi nama Pushinka (Fluffy), dikirim oleh pemimpin Soviet, Nikita Khrushchev untuk putri Presiden John F. Kennedy, Caroline.

Kisah heroik Belka dan Strelka akan diangkat ke layar lebar tahun ini dalam tampilan 3D. Judulnya, “Belka and Strelka: Star Dogs.”