Euthanasia

Euthanasia merupakan tindakan untuk mengakhiri hidup makhluk hidup secara manusiawi untuk mengakhiri penderitaannya (seringkali karena kondisi medis yang serius dan tidak dapat dipulihkan) atau juga disebut dengan menidurkan (Put To Sleep). Euthanasia pada hewan dilakukan apabila hanya ada sedikit harapan hewan tersebut untuk sembuh atau tidak adanya harapan untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya seperti penyakit kanker, jantung, saraf, atau tumor.

Euthanasia mungkin menjadi hal yang menyedihkan bagi pemilik hewan peliharaan, tetapi hal ini akan menjadi kelegaan karena dapat membebaskan hewan peliharaan Anda dari penyakitnya daripada melihat mereka menderita. Pada banyak pemilik hewan peliharaan, keputusan Euthanasia menjadi hal yang sangat sulit sehingga seringkali proses pengambilan keputusan juga didampingi oleh dokter hewan. Keputusan terbaik adalah keputusan Anda yang dilakukan demi kepentingan hewan peliharaan Anda.

Beberapa anjing mungkin dapat menghembuskan nafas terakhir dengan damai tanpa merasakan rasa sakit, namun sayangnya beberapa anjing lain harus berjuang karena mengalami sakit parah, terluka/cedera parah karena suatu hal, atau mengalami kualitas hidup yang menurun atau memburuk karena usia mereka yang sudah sangat tua. Saat berada dalam situasi ini, pemilik anjing mungkin dihadapkan dengan keputusan sulit yang menyakitkan, apakah ini saatnya untuk euthanasia?

Tentu saja tidak akan pernah menjadi hal yang mudah jika sudah menyangkut mengenai keputusan untuk ‘menidurkan’ anjing Anda. Anda mungkin khawatir apakah ini keputusan yang terlalu cepat. Apakah ini keputusan yang benar. Namun, pada akhirnya ini adalah keputusan yang harus kita hadapi.

“Kita semua berharap bahwa anjing peliharaan kita akan meninggalkan dunia ini tanpa merasakan rasa sakit, namun kenyataannya hal itu jarang terjadi,” kata Carrie Damewood, DVM kepada WebMD. Dan, meskipun kebanyakan orang merasa bahwa hal yang benar adalah membiarkan alam yang bekerja, namun kematian secara alami bukan hal yang baik jika itu berarti memperpanjang rasa sakit atau penderitaan yang dirasakan anjing mereka.

Tetapi, bagaimana Anda tahu jika anjing Anda menderita, dan bagaimana Anda tahu waktu yang tepat untuk melakukannya?

Tanyakan Kepada Vet

Sebelum Anda berpikir untuk ‘menidurkan’ anjing Anda, sangat penting untuk meminta saran dari dokter hewan yang sudah mengenal baik Anda dan anjing Anda, kata drh onkologi Kelvin Kow, DVM, DACVIM, asisten profesor di University of Florida College of Veterinary Medicine.

Ceritakan pikiran dan ketakutan Anda kepada dokter hewan, dan dapatkan masukan dari mereka. Jangan ragu untuk mencari second opinion dari dokter hewan lain, saran drh Kelvin.

Cari tahu informasi lebih banyak tentang pilihan pengobatan anjing Anda dan pro dan kontra dari setiap pilihan. “Tujuan dari perawatan medis adalah untuk memberikan anjing peliharaan kita kesempatan terbaik untuk kualitas hidup yang baik” kata Kelvin.

Jujurlah dengan diri Anda. Apakah Anda ingin menjalankan operasi atau terapi yang disarankan, dan bagaimana dengan rasa sakit yang ditimbulkan atau berkepanjangan yang dirasakan anjing Anda?

Apakah Anjing Anda Menikmati Hidupnya?

Tidak ada yang mengenal anjing Anda sebaik Anda. Anda telah bersamanya selama bertahun-tahun berbagi cinta dan persahabatan.

Jadi, pikirkan 3 atau 4 hal yang benar-benar anjing Anda sukai, seperti mengambil bola, bermain dengan mainan tertentu, atau sekedar berada di dekat Anda. Apakah mereka masih melakukan dan menikmatinya?

Lalu tanyakan juga: apakah anjing Anda masih memiliki nafsu makan? apakah kandung kemih dan ususnya masih berfungsi baik? Apakah mereka masih tertarik melakukan hal-hal yang biasanya mereka lakukan?

Ketika sudah tidak ada pilihan pengobatan yang efektif, ketika tubuh mereka sudah berada dalam kondisi parah atau kesakitan, dan ketika sebagian besar kebahagiaan anjing Anda sudah terenggut, maka “mungkin itulah waktunya untuk mempertimbangkan euthanasia”, kata Kelvin. “Saya sering mengatakan kepada klien bahwa ‘hanya karena anjing Anda hidup, itu tidak berarti bahwa mereka hidup (dalam arti sebenarnya).'”

Melakukan euthanasia: apakah ini keputusan yang terlalu cepat?

Setiap hari yang kita miliki bersama anjing peliharaan kita sangat berharga. Tetapi pertimbangan untuk menunda waktu lebih lama, akan membuat kualitas hidup anjing peliharaan Anda semakin buruk.

“Dalam pekerjaan saya sebagai drh onkologi, seringkali saya bekerja dengan klien yang anjingnya memiliki kondisi penyakit kronis dan mematikan, sangat sedikit dari mereka yang mengatakan kepada saya bahwa mereka telah membuat keputusan yang terlalu cepat,” ujar Kelvin. “Namun, saya malah sering mendengar bahwa mereka merasa telah menunda terlalu lama.”

Rasa sakit kehilangan anjing peliharaan kita sudah cukup sulit belum ditambah dengan penyesalan atas penderitaan yang mereka lalui. “Saya sudah mengalaminya,” Kata drh Carrie. “Saya pernah memiliki kucing sakit yang berusaha saya sembuhkan, karena tentu saja, saya seorang dokter hewan. Dan saya telah membiarkannya terlalu lama selama seminggu, dan saya menyesalinya selama 15 tahun sejak itu.”

Ketika tiba waktunya untuk keputusan ini, Anda harus tahu bahwa Anda melakukannya untuk anjing Anda, kata drh Kelvin.

Mengatasi Kepergian Anjing Anda

Tidak ada shortcut untuk menghilangkan rasa duka Anda terhadap kepergian anjing Anda. Anda hanya harus membiarkan diri Anda berduka, berapa pun lamanya waktu yang dibutuhkan. “Tidak ada tabel waktu atau tolak ukur untuk bisa mengatasi rasa duka itu,” kata drh Kelvin.

“Dan, jangan pernah biarkan orang mengatakan kepada Anda ‘dia hanya hewan peliharaan,’ karena ia bukan… ia adalah anggota keluarga,” ujar Carry. “Berdukalah selama yang Anda perlukan, dengan cara apapun yang bisa membuat Anda merasa lebih baik. Saya memiliki potongan bulu yang saya simpan di laci lemari selama bertahun-tahun dari salah satu kucing saya.”

Bahkan, meskipun Anda sudah merasa yakin dalam pilihan Anda untuk ‘menidurkan’ anjing Anda, Anda mungkin akan tetap merasakan kesedihan mendalam sebelum dan sesudahnya. Ingatlah saat-saat indah bersama anjing Anda, dan “ketahuilah bahwa kesedihan akan kepergian mereka adalah sebuah bayaran kecil untuk semua kebahagiaan dan kegembiraan yang telah diberikan oleh anjing Anda,” ujar Kelvin.

Sebelum Euthanasia

  • Putuskan apakah Anda akan hadir pada prosesnya. Putuskan juga anggota keluarga atau teman yang akan hadir
  • Putuskan akan melakukan proses Euthanasia dimana. Di rumah sakit hewan, klinik, atau di rumah. Apabila Anda memutuskan untuk melakukan Euthanasia untuk hewan peliharaan Anda di rumah, hubungi dokter hewan Anda untuk membicarakan persiapannya
  • Tanyakan proses apa saja yang perlu dilakukan untuk melakukan Euthanasia pada hewan peliharaan Anda. Biasanya dokter hewan akan membutuhkan Anda untuk mengisi formulir persetujuan dan tanda tangan.
  • Konsultasikan juga tentang perlakuan hewan peliharaan Anda setelah dilakukan Euthanasia. Hubungi rumah sakit hewan atau klinik untuk dapat mengatur waktu penguburan atau kremasi
  • Luangkanlah waktu yang cukup dengan hewan peliharaan Anda, bicaralah padanya, sebelum hari dimana Euthanasia dilakukan.

Proses Euthanasia

  • Pada anjing dan kucing, Euthanasia dilakukan dengan injeksi larutan obat-obatan melalui intravena yang akan segera menghentikan jantungnya. Injeksi yang paling cepat dilakukan pada pembuluh darahnya.
  • Dokter hewan Anda mungkin akan memilih menggunakan kateter pada intavena anjing atau kucing Anda untuk mempermudah prosesnya dan tidak menyakitkan. Selain itu, hal ini juga mengurangi resiko komplikasi ketika melakukan injeksi
  • Sebelum benar-benar melakukan proses Euthanasia, dokter hewan Anda mungkin akan memberikan obat penenang pada anjing Anda sehingga ia akan menjadi sangat santai dan mengantuk sebelum proses Euthanasia
  • Ketika larutan diinjeksikan melalui intravena, larutan tersebut akan bergerak cepat ke seluruh tubuh hanya dalam beberapa detik saja yang menyebabkan anjing Anda tidak sadarkan diri. Pernafasan akan mulai melambat dan berhenti beberapa detik berikutnya tanpa rasa sakit dan penderitaan. Disusul dengan serangan jantung dan kematian.
  • Biasanya Euthanasia berjalan selama 30 detik setelah dilakukannya injeksi intravena

Setelah Euthanasia 

  • Dokter hewan akan memastikan kematian anjing Anda
  • Dokter mungkin akan pergi dari ruangan untuk memberikan Anda waktu sendirian
  • Karena relaksasi semua otot-ototnya, tubuh anjing atau kucing Anda mungkin akan mengeluarkan urin dan kotoran dalam tubuhnya dengan mata yang masih terbuka
  • Terkadang akan terlihat kejang atau tersengar suara ketika udara dan energi meninggalkan tubuh hewan peliharaan Anda. Hal ini bukan karena hewan peliharaan Anda masih hidup. Ini hanyalah proses alami yang terjadi setelah kematian

Meskipun metode ini banyak ditentang, tetapi masih terjadi. Euthanasia masih menjadi kontroversi diantara para pencinta hewan hingga saat ini. Pilihannya cuma dua, “memberi kesempatan kedua atau membebaskannya dari derita.”

Dari Berbagai Sumber