Kishu, Anjing Ras Asli Jepang yang Terancam Punah

Sepanjang sejarah, anjing memiliki peran penting tak terpisahkan di masyarakat Jepang.

Namun, kishu, anjing ras asli Jepang yang telah dibiakkan selama beradab-abad, berisiko punah karena berkurangnya populasi mereka dalam jumlah besar.

Sebelum Perang Dunia II, kishu telah digunakan sebagai anjing pemburu. Selain itu, kishu juga dipelihara sebagai anjing penjaga. Namun, keberadaan mereka terlihat jarang saat ini.

Dikatakan Nihonken hozon-kai, asosiasi pelestarian anjing di Jepang, populasi anjing ras asli Jepang terus menurun.

Penyebabnya karena, masyarakat mulai menyukai anjing ras impor lantaran tidak perlu diajak jalan-jalan keluar rumah.

Maka dari itu, pemerintah dan organisasi lokal yang peduli terhadap populasi kishu, berencana untuk mengembangbiakkan anjing ras yang berasal dari Prefektur Wakayama.

“Kami ingin memberitahu masyarakat bahwa kishu merupakan anjing ras asli Jepang yang sangat tangkas. Juga memiliki ekspresi bermartabat yang terkadang ditunjukkan,” kata pejabat kota kepada The Japan News.

Ia mengatakan jika awalnya, anjing ras di Jepang digunakan untuk berburu.

“Karakteristiknya yang unik bisa membantu memerangi kerusakan yang disebabkan hewan liar. Nah, kita masih harus membuktikan hal tersebut kepada masyarakat di Jepang,” ucap Kazuaki Iwasa, kepala cabang Nihonken hozon-kai di Tokyo.

Mieko Oguro, profesor di Universitas Teknologi Kesehatan Hewan Yamazaki, mengatakan bahwa, “Semua anjing ras asli Jepang adalah aset budaya yang hidup.

Kepunahan mereka sama dengan menghilangnya sejarah dan tradisi suatu daerah. Saya ingin keberadaan mereka lebih dihargai secara luas dengan tidak membiarkannya punah.”

sumber