Saluki, Ras Anjing Tertua, Juga Ras Paling Murni

Selain kucing, anjing juga dipercaya sudah menjadi hewan yang dipelihara manusia sejak lama.

Anjing yang dulunya merupakan hewan liar yang mencari makan dengan cara berburu kemudian dimanfaatkan manusia sebagai hewan untuk membantu berburu.

Ada berbagai ras anjing yang dimanfaatkan manusia untuk berburu, nih, teman-teman, salah satunya adalah anjing ras Saluki.

Selain digunakan sebagai anjing pemburu, Saluki juga merupakan anjing ras tertua dan anjing ras paling murni, lo, teman-teman,

Yuk, cari tahu sejarah menarik tentang anjing Saluki!

Saluki Sudah Ada Sejak Zaman Mesir Kuno

Anjing ras Saluki diketahui sebagai anjing ras paling tua, nih, teman-teman, yang diperkirakan bermula sejak zaman Mesir Kuno.

Hal ini diketahui dari adanya gambar anjing sedang berlari dengan tubuh yang panjang dan langsing di tembikar. Ini ditemukan di Susa, Iran barat daya, sekitar 6.000 tahun lalu.

Saluki yang tinggi dan langsing biasanya punya berat tubuh sekitar 18 sampai 27 kilogram dengan panjang sekitar 58 sampai 71 sentimeter dan kaki yang panjang.

O iya, ciri khas dari anjing Saluki adalah telinganya yang panjang dan menggantung turun di kedua sisi kepalanya.

Selain ditemukan di tembikar yang ada di Iran, gambar anjing yang mirip dan diduga Saluki juga terlihat di makam-makam orang Mesir, nih, teman-teman.

Saluki menjadi anjing yang terkenal dan dianggap menggantikan anjing paria atau anjing bebas yang banyak terdapat di seluruh dunia.

Menjadi Anjing Pemburu di Beberapa Negara

Ketika dipelihara sekitar 6.000 tahun lalu, anjing Saluki digunakan sebagai anjing pemburu yang menemani pemiliknya untuk berburu, teman-teman.

Saluki adalah anjing pemburu yang tinggal di Timur Tengah sejak zaman dulu dan punya naluri yang kuat dalam berlari dan mengejar hewan buruan seperti kelinci atau rusa.

Penduduk Mesir dan negara Timur Tengah lainnya menjadikan Saluki sebagai anjing pemburu. Ini karena mereka punya kemampuan tinggi untuk berburu dan berlari mengejar mangsa di atas pasir yang panas.

Selain itu, banyak penduduk Mesir zaman dulu hidup sebagai manusia nomaden atau selalu berpindah tempat. Sehingga dengan memelihara Saluki, mereka bisa mendapatkan berbagai hewan yang akan dijadikan makanan.

Anjing Ras Saluki Mulai Menyebar ke Barat

Setelah banyak digunakan sebagai anjing pemburu oleh penduduk negara-negara di Timur Tengah, anjing Saluki mulai menyebar ke negara bagian Barat seperti Eropa, nih, teman-teman.

Persebaran Saluki dimulai sekitar tahun 1840an atau setelah Perang Dunia I, saat banyak tentara yang membawa Saluki ke negara asalnya, seperti Eropa.

Namun sebelum anjing Saluki dibawa para tentara setelah Perang Dunia I, dipercaya bahwa leluhur Saluki yang dibawa dari Timur Tengah juga pernah ada di Eropa, lo.

Hal ini dibuktikan dari adanya lukisan Henry IV dengan anjing pemburunya yang dilukis oleh Lucas Cranach the Elder tahun 1514.

Pada lukisan itu, anjing yang diduga leluhur Saluki ini memakai kerah yang dihiasi dengan banyak kerang sebagai lambang seseorang yang sudah melakukan perjalanan ke Jalan Santo Yakobus di Spanyol.

Saluki adalah Ras Anjing Paling Murni

Teman-teman pasti tahu, kalau peneliti sering melakukan percobaan pada hewan, caranya adalah menyilangkannya dengan hewan lain.

Misalnya saja zebroid yang merupakan persilangan dari beberapa jenis hewan seperti kuda, keledai, atau kuda poni.

Namun persilangan ini tidak dilakukan pada anjing Saluki sejak kemunculannya pertama kali, nih, teman-teman.

Persilangan yang dilakukan pada anjing Saluki sangat dilarang untuk dilakukan, sehingga penampilan dan kemampuan Saluki untuk berburu, berlari, dan kemampuannya berburu tidak berubah sampai sekarang.

Inilah sebabnya anjing Saluki tidak hanya dianggap sebagai ras anjing tertua, tapi juga merupakan ras anjing yang paling murni, lo.

Anjing Saluki juga menjadi contoh anjing yang masuk dalam standar berkembang biak, lo, yaitu sebuah pedoman atau aturan yang digunakan untuk memastikan hewan berkembang biak dalam standar tertentu.

Nah, karena kemurnian anjing Saluki dan kemampuannya yang sangat baik dalam berburu, Saluki pada zaman dulu tidak pernah diperjual belikan, teman-teman.

Sebaliknya, anjing Saluki justru sering digunakan sebagai hadiah kepada orang yang sangat istimewa dan sebagai ganti hewan seperti kuda atau unta.

sumber